Home » » Kebiasaan Buruk Saat Mengemudi

Kebiasaan Buruk Saat Mengemudi

Pernah liat ibu-ibu yang naik motor dengan tenang tiba-tiba belok kanan tanpa isyarat? Saat lampu merah para pengendara melewati garis zebra cross yang seharusnya jalan yang dilalui oleh pejalan kaki? Itulah secuil dari beberapa potret pelanggaran lalu lintas yang seringkali kita jumpai di jalan raya. Mungkin itu terlihat sepele karena belum ada yang menjadi korban, kalau sudah ada korban beda ceritanya kan? Keamanan dan keselamatan adalah hal pokok dan paling mendasar yang sangat diutamakan bagi diri sendiri, orang lain dengan selalu beretika baik saat berkendara, memperhatikan dan menaati segala rambu lalu lintas jalan raya yang ada.

Rendahnya kesadaran berkendara yang aman bagi kebanyakan pengemudi di Indonesia memicu banyak terjadi kecelakaan di jalan. Hal ini berdasarkan masih banyak pengendara mobil maupun motor yang melakukan kebiasaan buruk saat mengemudi, padahal perilaku seperti ini bukan hanya akan membahayakan diri sendiri tapi orang lain akan kena imbasnya. Seperti menyalip tanpa menyalakan lampu sein, belok tanpa memberi isyarat dengan lampu dan lain-lain.

Diantara kebiasaan buruk yang sering kita jumpai di jalanan, ada beberapa yang sangat beresiko apabila dilakukan apalagi sambil mengemudikan kendaraan diantaranya:

Pertama, menggunakan ponsel disaat berkemudi. Menggunakan handphone saat mengemudi sangat berbahaya dikarenakan konsentrasi otak terpecah belah sehingga tidak fokus lagi di jalan raya. Konsentrasi yang kurang membuat pengendara kurang respon terhadap segala sesuatu yang terjadi di jalan raya sehingga menjadi kurang refleks apabila terjadi sesuatu yang membahayakan dirinya. Apabila ingin menjawab telepon atau membalas pesan yang masuk, lebih bijaksana jika pengendara menepikan kendaraannya untuk berurusan dengan handphone, apabila urusan selesai bisa melanjutkan perjalanannya sehingga lebih aman dan konsentrasi tetap terjaga.

Kedua, tidak menyalakan lampu sein ketika berbelok. Walaupun terlihat sepele dan sederhana, tetapi kebiasaan ini banyak menimbulkan kecelakaan di jalanan dan salah satu penyebab utama kecelakaan. Kebiasaan ini dianggap paling menjengkelkan hampir semua pengemudi karena pengendara lain tidak dapat menebak ataupun memprediksi kemana arah kendaraan di depannya sehingga pengendara belakang harus ekstra hati-hati agar tidak menabrak. Dan kebanyakan pengendara motor perempuan mengabaikan penggunaan lampu sein dengan alasan lupa sehingga banyak lelucon muncul di dunia maya bagaimana menjengkelkannya seorang wanita pengendara motor bertingkah di jalan raya.

Ketiga, mengantuk saat mengemudi. Mengantuk adalah manusiawi dan itu wajar, tapi saat mengemudi itu adalah kesalahan dan dapat berakibat fatal. Kebanyakan para pengemudi dengan jarak tempuh yang jauh lebih rentan mengantuk akibat kelelahan dan mengalami penat selama mengemudi. Sama halnya bermain handphone saat mengendara, mengantuk bisa menghilangkan konsentrasi dan respon terhadap sesuatu yang terjadi di jalan raya sehingga potensial menimbulkan kecelakaan. Disaat kantuk menyerang solusinya jangan memaksakan diri untuk mengemudi, sebaiknya berhenti berkemudi dan tepikan kendaraan untuk sekedar melepas penat dan kantuk selama beberapa menit hingga kantuk benar-benar hilang. Apabila sudah terasa cukup lanjutkan perjalanan yang tertunda. 







Sering dilihat